Info Bibit Gurami:

    Perawatan kolam cegah gurame jamuran

    Meskipun ikan gurame bisa hidup di air yang kurang jernih namun Perawatan kolam cegah gurame jamuran jika itu budidaya untuk di jual, saran dari kita harus menggunakan air yang benar-benar terjamin bersih dan terhindar dari bahan kimia, bukan berarti ikan gurame tahan terhadap serangan penyakit ataupun yang lainnya. Pembudidaya ikan gurame tak jarang mengalami kendala dalam memelihara gurame dengan adanya serangan jamur yang mengakibatkan kematian ikan gurame itu sendiri.

    Feri, salah seorang pemilik penangkaran bibit ikan gurami di UD Parna Jalan Medan – Tanjungmorawa KM 10,5 Medan, mengatakan, jamur putih merupakan musuh utama ikan gurami utamanya ketika usia ikan masih muda, “Jika dalam pemeliharaan menemukan ikan gurami yang sisiknya terdapat bintik atau semacam kapur, sebaiknya ikan tersebut segera dipisahkan dari lainnya. Kalau tidak, dalam waktu singkat ikan lainnya akan mengalami hal serupa”  katanya sambil menunjukkan contoh ikan yang mati mengapung terkena penyakit jamur putih.

    Memang kata dia, awalnya ikan tampak biasa, tapi lama-kelamaan ikan tersebut akan lemas, mengapung kemudian mati secara perlahan. Menurutnya, dalam memeliharan ikan gurami, yang paling penting adalah menjaga kebersihan air dengan melakukan penggantian air kolam secara berkala misalnya seminggu atau dua minggu sekali tergantung kebutuhan.

    “Di sini biarpun tidak melakukan pembesaran ikan tapi secara rutin kami melakukan pembersihan kolam, kami menjaga agar tidak ada penyakit ataupun jamur yang muncul,” katanya.

    Pengalamannya budidaya feri selama dua tahun juga memlalui perjuangan, gagal panen waktu itu sering terjadi kata feri, akibat dari kurang teliti, dan sekarang feri sudah mulai menangi budidaya gurame secara serius, dan hasil nya pun kini jauh lebih baik, bahkan bisa di katakan 0,1% kegagalan panen beda dengan waktu itu.

    Beberapa ekor dari bibit ikan tersebut terserang jamur namun tidak dipisahkan dari ikan yang masih sehat. “Tak sampai seminggu, ribuan bibit ikan saya mati. Pengalaman itu, membuat saya lebih telaten dalam merawat bibit ikan gurame” kata feri, dikatakannya, jamur putih hingga kini tetap muncul namun masih bisa dikendalikan sehingga ikan-ikan yang sehat terselamatkan. Jika menemukan beberapa ekor ikan terserang jamur putih, ia langsung memberinya obat OTC. Obat tersebut berupa bubuk halus berwarna kuning.

    Selain untuk menyembuhkan ikan yang terkena jamur putih, obat tersebut juga dapat ditaburkan ke dalam kolam yang ikannyaa masih sehat sebagai pencegah munculnya jamur, setelah kolam ditaburinya dengan obat tersebut, ikan yang tadinya lemas karena jamur berangsur pulih dan bintik putih di sisiknya menghilang. “Yang namanya bisnis, kita harus bisa belajar dari pengalaman. Jangan sampai terulang lagi,” tambahnya.

    Ribuan bibit ikan air tawar yang dikembangkannya dibuat dalam kolam. Sekitar 10 kolam ukuran 2×3 meter hampir seluruhnya berisi air yang didalamnya terdapat bibit ikan mulai dari ikan emas, ikan nila, dan ikan lele, yang dibuat secara terpisah. Sementara bibit ikan gurami berada di kolam paling belakang, sampai saat ini dirinya masih memesan bibit dari luar karena belum berkeinginan untuk melakukan pembibitan sendiri. Menurutnya mendatangkan bibit dari luar masih cukup menguntugkan sehingga untuk membibitkan sendiri belum menjadi pilihan yang harus dilakukan, minimal untuk saat ini.


    Pemasok bibit ikan gurame seluruh indonesia

    Jadilah pengikut Surya Mina Farm untuk mendapatkan informasi mengenai Budidaya Ikan Air Tawar secara GRATIS setiap harinya.
    HP: 08122 6633 426 Surya Mina
    KeluarTemukan Pembaharuan Kami di Facebook
    Jadilah pengikut Surya Mina Farm untuk mendapatkan informasi mengenai Budidaya Ikan Air Tawar secara GRATIS setiap harinya.